Tingkatkan Mutu Lembaga, STITMA Blitar Adakan Workshop Kebijakan Penjaminan Mutu Kampus

Dalam rangka memperkuat tata kelola dan meningkatkan kualitas institusi, STIT Misbahudin Ahmad Blitar menggelar Workshop Kebijakan Penjaminan Mutu Kampus yang diikuti oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta tim penjaminan mutu internal. Kegiatan ini dilaksanakan di aula kampus sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membangun budaya mutu.
Workshop ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman sivitas akademika terhadap sistem penjaminan mutu internal (SPMI), termasuk siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Selain itu, forum ini juga menjadi ruang evaluasi terhadap implementasi standar akademik, standar penelitian, dan standar pengabdian kepada masyarakat.
Ketua STITMA Blitar, Dr. M. Kholid Thohiri, M.Pd.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa penjaminan mutu bukan sekadar tuntutan administratif akreditasi, tetapi merupakan kebutuhan strategis dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan tinggi.
“Mutu harus menjadi budaya, bukan hanya dokumen. Setiap unsur di kampus memiliki tanggung jawab untuk menjaga standar dan terus melakukan perbaikan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam sesi pemaparan materi, narasumber menjelaskan tentang penyusunan dokumen kebijakan mutu, manual mutu, standar operasional prosedur (SOP), hingga mekanisme audit mutu internal. Peserta juga diajak melakukan simulasi evaluasi diri program studi sebagai langkah konkret dalam mempersiapkan akreditasi dan peningkatan peringkat kelembagaan.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan terkait penguatan sistem monitoring dan evaluasi, peningkatan kualitas layanan akademik, serta integrasi data berbasis digital untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas.
Melalui workshop ini, STITMA Blitar menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan berinovasi dalam tata kelola pendidikan tinggi. Diharapkan, penguatan kebijakan penjaminan mutu ini mampu mendorong terciptanya layanan pendidikan yang profesional, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus melahirkan lulusan yang unggul dan berintegritas.
